Showing posts with label new. Show all posts
Showing posts with label new. Show all posts
Wednesday, October 16, 2013
PocketBook Basic New
New model tablet dari Pocket book dengan teknologi layar E Ink Display.
Software yang dipakai adalah linux versi terakhir dan prosesor 800 Mhz.
Support 15 item text diantaranya adalah pdf, txt dan sebagainya.
Sedangkan baterai yang digunakan adalah Li-Ion Ploymer 1000 mAh yang diklaim mampu membaca hingga 8 ribu lembar halaman.
Konten yang sudah tersemat di dalamnya adalah PhotoViewer, Calculator, Dictionary, Calendar&Clock, Klondike, Sudoku, Snake, Chess.
Internal memori sudah 2GB bisa diperluas lewat microSD hingga 32GB.
Dari sisi desain Pocket Book ini sangat slim dan mudah digunakan dimana saja.

Specs:
Dimensi: 122,6 х 176,4 х 9,7 mm
Berat: 180 g
Layar: 6" E Ink Vizplex
Processor: 800 MHz
Memory: 128 МB
Flash memory: 2 GB (actual available internal storage size may vary depending on the software configuration of your device.)
External memory slot: Micro SD up to 32 GB
USB-interface: Micro USB (12 MB/sec)
Formats of e-books:
EPUB DRM, EPUB, PDF DRM, PDF, FB2, FB2.ZIP, TXT, DJVU, HTM, HTML, DOC, DOCX, RTF, CHM, TCR, PRC (Mobi)
Formats of images:
JPEG, BMP, PNG, TIFF
Additional features
3 Dictionaries, calendar, calculator, games, notes, library
Casing material: Plastics
Baterai:
Li-Polymer, 3,7 В, 1000 mAh, 8000 pages


ReadMore..
Software yang dipakai adalah linux versi terakhir dan prosesor 800 Mhz.
Support 15 item text diantaranya adalah pdf, txt dan sebagainya.
Sedangkan baterai yang digunakan adalah Li-Ion Ploymer 1000 mAh yang diklaim mampu membaca hingga 8 ribu lembar halaman.
Konten yang sudah tersemat di dalamnya adalah PhotoViewer, Calculator, Dictionary, Calendar&Clock, Klondike, Sudoku, Snake, Chess.
Internal memori sudah 2GB bisa diperluas lewat microSD hingga 32GB.
Dari sisi desain Pocket Book ini sangat slim dan mudah digunakan dimana saja.

Specs:
Dimensi: 122,6 х 176,4 х 9,7 mm
Berat: 180 g
Layar: 6" E Ink Vizplex
Processor: 800 MHz
Memory: 128 МB
Flash memory: 2 GB (actual available internal storage size may vary depending on the software configuration of your device.)
External memory slot: Micro SD up to 32 GB
USB-interface: Micro USB (12 MB/sec)
Formats of e-books:
EPUB DRM, EPUB, PDF DRM, PDF, FB2, FB2.ZIP, TXT, DJVU, HTM, HTML, DOC, DOCX, RTF, CHM, TCR, PRC (Mobi)
Formats of images:
JPEG, BMP, PNG, TIFF
Additional features
3 Dictionaries, calendar, calculator, games, notes, library
Casing material: Plastics
Baterai:
Li-Polymer, 3,7 В, 1000 mAh, 8000 pages


Saturday, October 5, 2013
Religiusitas Penemu Font Times New Roman

Times New Roman begitu terkenal di hampir semua pengguna komputer. Ini adalah nama font (jenis) huruf yang menjadi bagian dari Microsoft Word. Bentuknya sangat khas, dan hampir selalu diidentikkan dengan dokumen-dokumen formal. Ini juga menjadi salah satu font paling tua dalam aksara latin. Boleh jadi juga menjadi font paling populer di dunia.
Asal mulanya, jenis huruf ini tidak punya nama tertentu. Font ini hanya menjadi huruf khas yang didesain oleh Stanley Morisson. Pria asal Inggris ini lahir 6 Mei 1889. Dia sebenarnya bukanlah orang yang mengerti tentang teknologi cetak mencetak naskah. Stanley ini hanya punya hobi membaca yang sangat kuat.
Pengetahuannya tentang teknologi percetakan dan jenis huruf dia dapatkan dari penerbit buku The Pelican Press. Dia pelajari huruf-huruf secara detil saat membaca buku. Bukan hanya isi bukunya yang dia serap tapi juga desain hurufnya.
Tak hanya itu, Stanley ini juga orang yang sangat religius. Dia senang sekali membaca buku-buku agama dan Injil. Karena kecintaannya pada buku, dia kemudian memilih bekerja di penerbitan bernama Cloister Press di Manchester. Di sinilah kemudian dia belajar mendesain huruf. Desain karyanya kemudian didedikasikan untuk buku-buku agama.
Kemudian pada tahun 1931, dia menjadi konsultan huruf untuk harian yang terbit di London, The Times. Suatu hari, dia diiminta oleh The Times untuk membuat desain huruf yang khas dan berbeda dari huruf-huruf yang sudah banyak digunakan saat itu. Prinsipnya, jenis huruf itu mencerminkan garis yang kuat, konsistensi, dan ekonomis bagi The Times.
Menurut situs zhimzone.com, mulai edisi 3 Oktober 1932, The Times untuk pertama kali menggunakan jenis huruf yang secara khusus dibuat oleh Stanley. Untuk mengerjakan desain ini, Stanley memang tidak sendirian. Dia dibantu oleh temannya, Victor Lardent. Huruf ini rupanya digemari banyak pembaca dan kemudian menjadi sangat populer.
Dengan menanjaknya popularitas jenis huruf tersebut, The Times kemudian mendaftarkan lisensinya ke Monotype Corporation di Inggris. Bersamaan juga diregistrasi di United Linotype. Namun kemudian permasalahan muncul. Di tahun 1945, Linotype yang berbasis di Amerika memberikan nomor registrasi jenis huruf yang didaftarkan dengan nama Time Roman. Jenis huruf ini dinyatakan berbeda dengan font yang didaftarkan oleh The Times.
Linotype dan perusahaan lain seperti Adobe dan Apple Macintosh menggunakan huruf jenis ini dengan sebutan Time Roman. Sementara Monotype yang kemudian memberikan lisensi kepada Microsoft, menyebut huruf tersebut Times New Roman.
Di tahun 1980-an Monotype mendesain ulang font buata Stanley itu dan diklaim lebih bagus ketimbang Time Roman yang dikeluarkan oleh Linotype. Untuk menghadapi desain baru itu kemudian Linotype mengembangkan varian-variannya. Banyak pengguna komputer meyakini bahwa Time Roman dengan Time New Roman adalah sama. Stanley pun kemudian dipercaya sebagai orang yang pertama kali mendesain jenis huruf tersebut.
Saat ‘konflik’ terjadi soal klaim jenis huruf terjadi, Stanley sudah renta. Dia kemudian mengembuskan napasnya untuk terakhir pada 11 Oktober 1967 di London. Tidak banyak orang yang mengenang sosok yang satu ini, meski jutaan manusia menggunakan desain huruf hasil karyanya. Jadi, mulai saat ini, ingatlah Stanley saat Anda mulai menulis naskah dengan memilih font Times New Roman.
Subscribe to:
Posts (Atom)