Showing posts with label ipad. Show all posts
Showing posts with label ipad. Show all posts
Friday, October 25, 2013
HTC Flyer Mampu Kalahkan Apple iPad 2
High Tech Computer (HTC), yang dikenal sebagai salah satu produsen smartphone terbesar, berencana memasarkan tablet PC Flyer yang diperkenalkannya di Mobile World Congress pada 14-17 Februari lalu di Barcelona, Spanyol.
Nampaknya HTC tidak gentar dengan kehadiran Apple iPad 2. Di tahap pertama, ia cukup optimistis memproduksi lebih dari satu juta unit HTC Flyer. Angka ini menunjukkan bahwa perusahaan Taiwan itu yakin potensi tablet PC ke depan cukup menjanjikan, terutama di segmen negara-negara berkembang.
HTC Flyer merupakan tablet PC pertama besutan HTC yang memiliki layar sentuh berukuran 7-inci. HTC yang sudah bermitra lama dengan Google mengadopsi Android sebagai sistem operasinya, yakni Android OS 2.4 (Gingerbread). Modal ini cukup untuk berkompetisi sengit dengan generasi kedua iPad yang juga dimodali OS terbaru, iOS 4.
Flyer ditenagai prosesor berkekuatan 1,5 GHz. Di atas kertas, kemampuan ini jauh di atas iPad 2 yang hanya memiliki 900 MHz dual-core ARM Cortex-A9 proccessor.
Keduanya sama-sama dapat beroperasi di jaringan HSPA dan WCDMA dengan versi perangkat yang berbeda. Untuk kapasitas memori, HTC membenamkan 1GB RAM serta storage on-board sebesar 32GB. Sementara iPad 2 hanya 512 MB RAM. Lagi-lagi Flyer mengungguli iPad 2.
Di sisi multimedia, HTC Flyer memiliki dua kamera beresolusi tinggi, yaitu kamera 1,3 MP di bagian depan dan kamera 5 MP di bagian belakang. Kamera ini jauh lebih baik daripada kamera yang dimiliki iPad 2, yang mana kamera bagian depan setingkat VGA dan kamera belakang hanya 0,7 MP.
Karena Anda sudah mengenal iPad 2 lebih dulu, ada baiknya kita mengintip fitur unggulan HTC Flyer. Tablet perdana HTC ini menjagokan fitur HTC Watch, yaitu piranti lunak untuk mengunduh video. Fitur ini juga mendukung game-game On-Live berbasis komputasi awan. Dengan begitu, seharusnya kinerja game akan jauh lebih ringan.
Dibanderol seharga US$600 (setara Rp5,2 juta) per unit, HTC Flyer akan diluncurkan sekitar bulan April. Dibandingkan Samsung Galaxy Tab dengan rentang harga US$650 (setara Rp5,7 juta) hingga US$900 (setara Rp7,8 juta), Flyer lebih murah.
Jika dibandingkan iPad 2 Wi-Fi 32GB seharga US$599 (Rp5,2 juta), harga Flyer setingkat. Tetapi, iPad 2 Wi-Fi bukan lawan Flyer yang memiliki akses 3G.
Nampaknya HTC tidak gentar dengan kehadiran Apple iPad 2. Di tahap pertama, ia cukup optimistis memproduksi lebih dari satu juta unit HTC Flyer. Angka ini menunjukkan bahwa perusahaan Taiwan itu yakin potensi tablet PC ke depan cukup menjanjikan, terutama di segmen negara-negara berkembang.
HTC Flyer merupakan tablet PC pertama besutan HTC yang memiliki layar sentuh berukuran 7-inci. HTC yang sudah bermitra lama dengan Google mengadopsi Android sebagai sistem operasinya, yakni Android OS 2.4 (Gingerbread). Modal ini cukup untuk berkompetisi sengit dengan generasi kedua iPad yang juga dimodali OS terbaru, iOS 4.
Flyer ditenagai prosesor berkekuatan 1,5 GHz. Di atas kertas, kemampuan ini jauh di atas iPad 2 yang hanya memiliki 900 MHz dual-core ARM Cortex-A9 proccessor.
Keduanya sama-sama dapat beroperasi di jaringan HSPA dan WCDMA dengan versi perangkat yang berbeda. Untuk kapasitas memori, HTC membenamkan 1GB RAM serta storage on-board sebesar 32GB. Sementara iPad 2 hanya 512 MB RAM. Lagi-lagi Flyer mengungguli iPad 2.
Di sisi multimedia, HTC Flyer memiliki dua kamera beresolusi tinggi, yaitu kamera 1,3 MP di bagian depan dan kamera 5 MP di bagian belakang. Kamera ini jauh lebih baik daripada kamera yang dimiliki iPad 2, yang mana kamera bagian depan setingkat VGA dan kamera belakang hanya 0,7 MP.
Karena Anda sudah mengenal iPad 2 lebih dulu, ada baiknya kita mengintip fitur unggulan HTC Flyer. Tablet perdana HTC ini menjagokan fitur HTC Watch, yaitu piranti lunak untuk mengunduh video. Fitur ini juga mendukung game-game On-Live berbasis komputasi awan. Dengan begitu, seharusnya kinerja game akan jauh lebih ringan.
Dibanderol seharga US$600 (setara Rp5,2 juta) per unit, HTC Flyer akan diluncurkan sekitar bulan April. Dibandingkan Samsung Galaxy Tab dengan rentang harga US$650 (setara Rp5,7 juta) hingga US$900 (setara Rp7,8 juta), Flyer lebih murah.
Jika dibandingkan iPad 2 Wi-Fi 32GB seharga US$599 (Rp5,2 juta), harga Flyer setingkat. Tetapi, iPad 2 Wi-Fi bukan lawan Flyer yang memiliki akses 3G.
Namun, kalau iPad 2 Wi-Fi + 3G seharga US$729 (setara Rp6,3 juta) yang disandingkan dengan Flyer, HTC lagi-lagi menang karena dengan selisih Rp1,1 juta. Selisih yang cukup besar.
Tak heran jika HTC Flyer menjadi salah satu produk "panas" yang ditunggu-tunggu. Satu juta unit pertama akan mulai dikapalkan secara merata Agustus mendatang.
Tak heran jika HTC Flyer menjadi salah satu produk "panas" yang ditunggu-tunggu. Satu juta unit pertama akan mulai dikapalkan secara merata Agustus mendatang.
Rasanya tidak muluk jika perusahaan Taiwan ini mematok target hingga 1,5 juta unit, dan mengharapkan segmen tablet PC mampu menyumbang NT$30 miliar (setara Rp8,9 triliun) di akhir tahun nanti. Sebagaimana diketahui, HTC menyiapkan dua tablet PC Android baru pada paruh pertama tahun ini.
Berikut tabel perbandingan fitur dan spesifikasi antara Apple iPad 2 dan HTC Flyer:
| Apple iPad 2 | HTC Flyer![]() ![]()
|
Thursday, October 3, 2013
IMO Tab X9 Tablet Harga Murah dengan Teknologi Layar iPad
IMO, salah satu brand lokal kembali menghadirkan tablet terbarunya, yaitu IMO Tab X9. Hadirnya IMO Tab X9 membuat persiangan di ranah tablet lokal makin ketat saja. Seperti berita sebelumnya, Tabulet juga merilis dua tabletnya sekaligus, Tabulet Troy 2 dan Tabulet Beat 2.
Walaupun IMO Tab X9 di bandrol dengan harga terjangkau, namun tablet Android ini memakai teknologi terkini. IMO Tab X9 menggunakan layar touchscreen 9,7 inci dengan mengusung teknologi teknologi IPS panel (In-Plane Switching). Teknologi ini biasanya dipakaikan pada layar iPad, tentunya dapat menampilkan kejernihan layar dan interface yang memuaskan. Baik untuk menampilkan gambar, ataupun menonton video berkualitas HD.
![]() |
| IMO Tab X9 |
Pada bagian dapur pacunya, IMO tab X9 menggunakan prosesor Boxchip A10, ARM cortex-A8 1,5 Ghz, RAM 1GB serta dijalankan sistem operasi Android 4.0 (Ice Cream Sandwich) dan tempat penyimpanan data sebesar 16GB. Sebagi alat konektivitas, IMO tab X9 didukung koneksi WiFi dan modem 3G (eksternal) via port converter khusus.
Terdapat dua kamera pada tablet ini, kamera 3 MP pada sisi belakang dan kamera VGA pada depan yang bisa digunakan untuk video chat. Untuk kebutuhan daya, IMO Tab X9 menggunkan baterai jenis lithium ion 7800 mAh yang ditenggarai sanggup memberikan waktu satandby cukup lama.
Harga IMO Tab X9 di bandrol cukup terjangkau, sekitar Rp 1.850.000,-.
Spesifikasi IMO Tab X9:
- Dimensi: 302x200x76mm
- Layar: 9.7 inci (4:3), Capacitive touch screen, 1024×768 piksel, IPS panel
- Memori: 16GB, RAM 1Gb
- OS: Android OS 4.0 Ice Cream Sandwich
- Prosesor: Boxchip A10, ARM Cortex-A8
- Eksternal 3G Dongle: WCDMA: Huawei E220/E230/E160X/E169G/E1750, Alcatel X060S/X200
- Konektivitas: WIFI: IEEE802.11b/g/n, kabel data
- IO port: 24 pin USB switch interface, Headphone, MIC, DC JACK
- Audio: 3.5mm headphone jack, High-quality stereo loud speaker, Built-in microphone
- Fitur lain: kamera : 0.3 Mega Pixels front + 2.0 Mega Pixels back
- Audio file formats: MP3/WMA/AC3/WAV ect., Video file formats: MKV/AVI/RM/RMVB/MPEG1/2/4 ect. FULL HD (2160P +1080P)resolution
- Photo file formats: JPG, JPEG, BMP, PNG
- Baterai: 7800MAH
Wednesday, September 25, 2013
Alasan Resolusi iPad 2 Sama Saja
Menjelang peluncuran iPad 2, hampir semua orang yang hadir berharap akan ada peningkatan resolusi tablet berukuran 9,7 inci itu. Namun, di tengah beragam kelebihan yang diungkapkan, ternyata resolusi layar iPad 2 tetap sama dengan seri iPad sebelumnya. Wah, mengapa?
Sejarah pengembangan display iPhone bisa menjelaskannya. Apple terus mempertahankan iPhone pada resolusi 480 x 320 piksel untuk tiga seri pertama. Namun, begitu iPhone 4 diperkenalkan, resolusinya langsung dua kali lipat, 960 x 640. Ada pula tambahan "retina display" untuk tampilan yang lebih baik, melebihi batas pandangan manusia.
Raymond Soneira, Presiden DisplayMate Technologies yang melakukan analisis pada display iPhone dan iPad mengatakan, "Apple suka melakukan hal-hal dengan penambahan sebesar dua. Anda harus melakukannya untuk iPhone sebab iPhone 3GS memiliki resolusi yang rendah. Bila resolusi sangat rendah, sulit melakukan peningkatan yang bukan faktor dari dua."
Namun, peningkatan display dengan cara yang sama pada iPAD akan menimbulkan masalah. Pengembang aplikasi mungkin akan memiliki cara matematis sederhana untuk menyelesaikannya. Namun, resolusi akan melompat menjadi 2048 x 1536. Resolusi itu bahkan 536 piksel lebih banyak dari yang dibutuhkan video High Definition (1920 x 1080).
"Ini benar-benar tidak perlu. Secara teknis, Anda tidak harus menggandakannya. Pada resolusi tinggi, akan lebih mudah untuk mengubah skala gambar. Apple bisa dengan mudah mengubah resolusi menjadi 1600 x 1200 dan aplikasi yang didesain untuk resolusi rendah bisa diubah skalanya dengan prosesor grafis dan akan tampak cukup bagus," ujar Soneira seperti dikutip PC Magazine.
Selain soal resolusi yang terlalu tinggi, meningkatkan resolusi dalam jumlah besar akan menimbulkan sejumlah isu. Pertama, biaya akibat layar resolusi tinggi akan lebih tinggi pula. Dengan piksel yang besar, prosesor iPad juga akan kena dampak sehingga Apple harus berkompromi dengan kemampuan baterai untuk tetap mempertahankan desain yang tipis.
Masalah lain adalah, kecerahan gambar akan menyengsarakan pada resolusi tinggi. "Ketika jumlah piksel ditingkatkan, cahaya yang ditaruh dalam panel berkurang. Daya untuk memproses akan meningkat dramatis sebab jumlah piksel yang juga meningkat. Paling tidak, Anda akan mengorbankan daya tahan baterai," papar Soneira.
Di sisi lain, dengan berbagai masalah yang mungkin muncul, benefit dari penambahan resolusi mungkin tak ada. Video dalam format 1080p takkan mampu memenuhi seluruh layar pada iPad dengan retinal display, dan Apple mungkin takkan bisa membuat klaim prosesor grafis yang 9 kali lebih cepat jika prosesornya harus mendukung resolusi yang begitu tinggi.
"Anda tak perlu retina display untuk iPad. Ini sebenarnya digunakan lebih jauh dari wajah Anda daripada iPhone sehingga tak membutuhkan resolusi setinggi itu. Secara teknis, ini tak masuk akal. Ini akan membuat gambar terlalu tajam. Bahkan, iPhone 4 lebih tajam dari yang seharusnya," kata Soneira.
Sebelum peluncuran, Soneira sempat menduga bahwa Apple akan mengambil resolusi hingga 1152 x 768 dan mengubah aspek rasio 3 : 2, membuat layar berbentuk mirip iPhone dan membawa piksel lebih dekat pada kompetitornya seperti Motorola Xoom yang memiliki resolusi 1280 x 800. Namun, kenyataannya Apple tak melakukan itu.
Sementara itu, iPad 2 menolak untuk meningkatkan kualitas display-nya. Rumor yang beredar sebelum peluncuran menyebutkan bahwa Apple telah masuk pada program rekayasa di resolusi yang lebih tinggi. "Apple membeli semua ini dalam kuantitas yang besar," kata Soneira. Sulit untuk menciptakan kuantitas panel display tanpa perencanaan lanjut yang signifikan.
Ketika iPad 2 tak memberi tambahan pada resolusi, akankah iPad 3 melakukannya? Tak ada orang yang tahu. Namun, Soneira mengatakan, "Mulai musim gugur ini, penggunaan 1024 x 760 akan mulai jenuh. Jadi, Apple akan ditekan oleh kompetisi yang ada. Ini akan mirip seperti iPhone 3GS. Mereka mempertahankan resolusi 430 x 320 untuk satu siklus lebih lama."
Tags: layar Apple iPad 2, Resolusi iPad 2, Display iPad 2, Kekurangan Layar iPad 2, Kelebihan iPad 2,
Tuesday, September 17, 2013
Kelebihan dari Apple iPad 2

CEO Apple Inc, Steve Jobs meluncurkan Apple iPad 2. Saat peluncuran iPad pertama, banyak kalangan sudah memperkirakan kemunculan generasi kedua ini. Lalu di manakah kelebihan iPad 2 terbaru?
iPad 2 lebih tipis, bahkan dibanding iPhone4, dari semula 13.4 milimeter menjadi 8,8 milimeter. Ukuran piranti ini mirip Kindle, cuma iPad 2 jauh lebih berat. Walaupun Apple berhasil menurunkan berat iPad 2 dari 1,5 menjadi 1,3 kilogram. Turunnya berat kemungkinan hanya karena ketipisannya.
Unibody iPad 2 lebih baik karena terasa seperti sebuah objek tunggal. iPad awal terasa hanya sepotong aluminium dengan sepotong kaca besar. iPad 2 sedikit lebih mirip iPod, hanya saja ukurannya lebih besar.
Perubahan estetika juga ditambah kemampuan daya tahan jam pakai yang tetap 10 jam. Kamera baru bagian depan dan belakang perangkat ini jelas akan menjadi daya jual besar bagi sebagian orang. Apple tak menyebutkan spesifikasinya, tapi kamera ini terbilang tak besar dari sudut pandang ukuran megapiksel.
Pengguna iPad 2 menyebut sulit menggambarkan peningkatan kecepatan perangkat kerasnya. Namun sejumlah permainan berjalan sempurna, tapi tak bisa membandingkannya dengan iPad pertama.
Aplikasi iMovie dan GarageBand iPad membutuhkan banyak daya. Keduanya bekerja sangat baik - hanya saja perlu beberapa detik untuk loading, tapi tidak ada jeda setelah melakukan sesuatu.
Warna baru iPad bagus diperkirakan akan menarik pembeli iPad 2. Ada warna putih mirip dengan iPhone 4. Tampilan pengeras suara menjadi kunci kemenangan iPad 2 dibanding generasi sebelumnya. "Sederhananya: awesome," kata salah seorang yang mencobanya.
Casing iPad 2 lebih baik dibanding model pertama. Penenpatan sejumlah tombol fungsi yang lebih tepat.
Meskipun tak diumumkan secara resmi, Apple akan menurunkan harga sebesar US$ 100 pada iPad 2 dibandingkan iPad pertama. "Banyak orang di pasar tablet terburu-buru dan mereka melihat ini sebagai PC berikutnya. Hardware dan software menjadi dasar mereka memilih PC," kata Steve Jobs hari ini. iPad 2 dan Xoom bakal bersaing di pasaran.(tempointeraktif.com)
Tags: Kelebihan iPad 2, Kekurangan iPad 2, Review iPad 2
Subscribe to:
Posts (Atom)


